Barcode Generator: 1D dan Data Matrix
Pilih simbologi, masukkan datanya, lalu unduh barcode PNG bertepi tajam yang siap dicetak.
- Masuk
- Data · 9 simbologi
- Keluar
- PNG
- Proses
- Di browser Anda
- Biaya
- Gratis · tanpa daftar
Pilih simbologi
1D adalah barcode garis seperti pada kemasan produk. 2D berbentuk kotak dan memuat lebih banyak data di ruang kecil — termasuk Data Matrix. Butuh QR Code? Itu simbol yang berbeda dan punya alatnya sendiri di QR Code Generator.
Huruf, angka, dan tanda baca. Pilihan paling umum untuk kode internal dan label gudang.
Berapa piksel untuk satu modul. Skala besar menghasilkan gambar tajam untuk dicetak; tepi modul tetap rapi karena selalu kelipatan bulat.
Hasil
PNG- CODE128
- CODE39
- EAN-13
- EAN-8
- UPC-A
- ITF-14
- Data Matrix
- Aztec
- PDF417
Data diproses langsung di browser Anda dan tidak dikirim ke server Nekhen.
Tentang alat ini
Ada dua keluarga barcode yang dipakai sehari-hari. Barcode 1D adalah kode garis vertikal yang biasa Anda lihat di label harga dan kemasan — CODE128 untuk kode internal, EAN-13 dan UPC-A untuk produk ritel. Barcode 2D menyimpan data dalam kotak kecil (modul) dan memuat jauh lebih banyak informasi di ruang yang sempit.
Data Matrix adalah barcode 2D berbentuk persegi yang dipakai untuk penandaan komponen, alat kesehatan, dan label logistik. Bentuknya mirip QR Code, tetapi keduanya bukan simbologi yang sama dan tidak saling menggantikan. Jika yang Anda butuhkan adalah QR Code, gunakan alat QR Code Generator yang terpisah.
Langkah
Cara menggunakan
- Pilih jenis barcodeMulai dari 1D (garis) atau 2D (kotak), lalu pilih simbologinya.
- Masukkan dataSetiap simbologi punya aturan sendiri. EAN-13 butuh 12–13 digit angka; CODE128 dan Data Matrix menerima huruf dan angka.
- Atur skala dan tinggiSkala menentukan lebar satu modul. Skala besar berarti hasil cetak lebih tajam.
- Unduh PNGKode terunduh dengan quiet zone yang sudah sesuai standar.
Situasi nyata
Contoh penggunaan
- Label stok gudang dan kode internal dengan CODE128
- Barcode produk ritel dengan EAN-13 atau UPC-A
- Penandaan komponen kecil dengan Data Matrix
- Dokumen logistik padat data dengan PDF417
Privasi
File diproses langsung di browser Anda dan tidak diunggah ke server Nekhen. Seluruh perhitungan dilakukan oleh perangkat Anda sendiri, jadi isi berkas tidak pernah kami terima, tidak kami simpan, dan tidak kami catat. Menutup tab akan menghapus semuanya dari memori. Selengkapnya di halaman privasi.
Pertanyaan umum
Yang sering ditanyakan
Apa bedanya Data Matrix dan QR Code?
Keduanya barcode 2D berbentuk kotak, tapi standar dan pola penandanya berbeda. Data Matrix memakai pola "L" solid di dua sisi dan lebih hemat tempat untuk data pendek, sehingga umum dipakai menandai komponen kecil. QR Code memakai tiga kotak penanda di sudut dan lebih umum dipindai kamera ponsel. Nekhen menyediakan keduanya sebagai alat terpisah karena keduanya memang bukan hal yang sama.
Simbologi apa saja yang tersedia?
Barcode 1D: CODE128, CODE39, EAN-13, EAN-8, UPC-A, dan ITF-14. Barcode 2D: Data Matrix, Aztec, dan PDF417. Semuanya dihasilkan oleh mesin BWIPP melalui bwip-js, bukan implementasi buatan sendiri.
Kenapa data saya ditolak?
Setiap simbologi punya batasan karakter. EAN-13 hanya menerima angka dan panjangnya harus 12 atau 13 digit (digit terakhir dihitung otomatis). CODE39 hanya menerima huruf kapital, angka, dan beberapa tanda baca. Pesan kesalahan di bawah kolom isian menjelaskan aturan yang berlaku.
Apakah hasilnya cukup tajam untuk dicetak?
Ya. Kode dirender ulang pada skala yang Anda pilih, bukan diperbesar dari gambar kecil, sehingga tepi modul tetap tajam. Untuk label cetak, gunakan skala 4 ke atas dan jangan mengubah ukuran gambar setelah diunduh.
Apakah data barcode saya dikirim ke server?
Tidak. Seluruh proses berjalan di browser Anda dan tidak ada data yang dikirim ke server Nekhen.
Alat lain